aku sungguh – sungguh menyayangi Mu
bahkan aku mencintaiMu
setiap kali aku di sadarkan dari lamunan tanpa sadar
sedikit aku meneteskan air mata
tunggu … , tidak … tidak sedikit aku meneteskan air mata
Aku sungguh – sungguh mencintaiMu
bahkan tidak ada kata lain yang lebih dalam maknanya untuk mengungkapkan kasih itu.
setiap kali aku berlumuran air mata aku ingat bahwa :
dosaku merupakan kelebihanku, dan amalku adalah kekurangan ku
ampuni hamba Ya Maha Pengampun, sejenak aku sesalkan kehidupan yang lalu
aku menangis saat menulis kisah ini.
aku ingin jalan yang lurus dan terang
berikan hamba Ya Rabb,
kesempatan, berikan hamba kesempatan
agar hamba bisa berharap, ya harapan


